Santri DafaClose

Sabtu, 25 Agustus 2018

Puisi : Menanti Merinti Menanti


Menanti Merinti Menanti

Menanti Merinti Menanti
Daku bersandar di pelabuhan di pelabuhan kecil di pundak pelangi
Mengayang – ngayang di datangi si tuan putri
Berpeluk hangat bergenggam erat menutup kisah senja hari ini

Beribu kisah dipancarkan bulan di malam pucat
Di malam itu mataku sekarat penuh hasrat
Guruh angin berirama menghantarkan jiwa larut rindu
Pada siapa di sana ? di semenanjung tempatku dulu berada cumbu

Menanti Merinti Menanti
Daku berlari berharap dapat ungkapan cinta
Walau kau melambai tuk pergi ternyata
Kan daku giring kau ke jannah
Tuk bersama menanti menuju indah hari

Menanti Merinti Menanti
Rindu beradu, cinta bertahta


7 ½   
Facebook Twitter Google+

2 komentar:

© 2017 Santri Dafa | Theme by Mas Juni