Santri DafaClose

Kamis, 05 April 2018

Sedekah


Dalam sebagian Akhbar dikisahkan bahwa Khalilurrahman Nabiyyullah Ibrahim 'alayhissalam ketika membangun Baitullah al-Karim (Ka'bah) dan setelah selesai pembangunannya, beliau Shalat di setiap pojoknya yg empat sebanyak 1.000 raka'at. Lalu Allah memberi wahyu kepadanya:
"Wahai Ibrahim, betapa bagusnya apa yg telah kau perbuat! Akan tetapi sedekah satu suap makanan pada perutnya orang yg kelaparan itu lebih baik daripada yg kau lakukan ini semua."
~ Al-Qirthos ~

Diriwayatkan bahwa malaikat maut memberitahukan kepada Nabi Sulaiman 'alayhissalam tentang seorang pemuda yg akan meninggal dunia 5 hari lagi.
Nabi Sulaiman mengawasi pemuda itu selama 5 bulan, namun pemuda itu belum meninggal juga. Lalu beliau bertanya kepada malaikat maut tentang hal itu.
malaikat maut menjawab: "pemuda itu pernah bertemu dengan pengemis, lalu ia memberi sesuatu kepadanya. Pengemis itu mendoakan panjang umur kepadanya, maka Allah memerintahkanku untuk menunda pencabutan ruhnya sebab barokahnya sedekah yg dilakukannya."

Dan ada seseorang yg diawasi oleh malaikat maut mulai dari masuk sampai keluar, saat itu ia berada di dekat Nabi Dawud 'alayhissalam.
Nabi Dawud bertanya kepada malaikat maut, mengapa orang tersebut selalu diawasi?
Malaikat maut berkata: "umur orang itu tinggal 6 hari saja, namun ketika ada seorang pengemis, maka ia memberinya sedekah uang sejumlah 6 dirham. Maka Allah menambah umurnya selama 60 tahun dan memanjangkan lagi 10 tahun jadi jumlah tambahan umurnya adalah 70 tahun."
~ Habib 'Alwi bin Syihab ~

Imam as-Suyuthi dalam kitab Khumasinya menuturkan:
"Pahala sedekah ada 5 macam :
1. Sedekah 1 dibalas 10 kali, yaitu bersedekah kepada orang yg sehat tubuhnya.
2. Sedekah 1 dibalas 90 kali, yaitu bersedekah kepada orang yg buta dan orang yg sedang terkena musibah.
3. Sedekah 1 dibalas 900 kali, yaitu bersedekah kepada kerabat yang membutuhkan.
4. Sedekah 1 dibalas 100.000 kali, yaitu bersedekah kepada kedua orang tua.
5. Sedekah 1 dibalas 900.000 kali, yaitu bersedekah kepada orang 'Alim atau orang Faqih."
~ Bughyatul Mustarsyidin ~

Suatu hari ada seorang lelaki yg sedang duduk bersama istrinya sambil makan², tiba² pintu ada yg mengetuk. Ternyata pengemis miskin yg mengetuknya. Pada saat itu di depan mereka berdua terdapat daging ayam, sang istri berkata:
"bolehkah aku bersedekah ayam ini untuk si miskin?"
Suaminya berkata: "jangan. Kau temui saja dia lalu usir dari sini!"

Setelah beberapa waktu, lelaki ini mendapat musibah yg menyebabkannya menjadi fakir, lalu ia menceraikan istrinya.

Setelah melewati masa 'iddahnya, sang istri tadi menikah lagi dengan orang lain, dan suatu ketika di saat ia sedang duduk bersama suaminya yg kedua sambil makan², di depan keduanya terdapat daging ayam, tiba² ada pengemis miskin yg mengetuk pintu. Suaminya berkata:
"ambillah daging ayam ini dan sedekahkan kepada pengemis miskin itu."
Sang istri mengambil daging ayam itu dan memberikannya kepada pengemis di depan pintu, setelah itu ia kembali menemui suaminya sambil menangis.

Suaminya berkata: "mengapa engkau menangis? Apakah karena ayam yg engkau sedekahkan?"
Istrinya menjawab: "bukan. Akan tetapi aku menangis karena ada hal yg aneh. Apakah engkau tahu siapa pengemis tadi itu? dia adalah suamiku yg pertama dulu."

Suaminya berkata: "apakah engkau juga tahu siapakah aku ini?
Aku ini adalah pengemis yg disuruh pergi oleh suamimu dulu itu."

~ Anisul-Mu'minin ~

Wallahu A'lam.
WhastApp Facebook Twitter Google+

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

© 2017 Santri Dafa | Theme by Mas Juni