Santri DafaClose

Rabu, 26 April 2017

Puisi : "RINTIHAN SANG PENANTI"


RINTIHAN SANG PENANTI

Kris Nandang

Untaian kata yang terlontar dari qolbu
Ku gambarkan lewat rindu nan syahdu
Ku ceritakan lewat sajak sajak berirama merdu
Apakah semuanya tersampaikan padamu?
            Lupakan ...!      
            Hamba salah menempatkan harapan
            Tak berguna menggantungkannya pada seorang insan
            Tanpa ridho-Mu, semua hanya angan dan cetakan kenangan
Wahai Sang Pemilik hati....
Yang tak pernah lelah mendengar rintihan jiwa yang menanti
Hiburlah aku dengan manisnya takdir
Sentuhlah aku dengan kebahagiaan tanpa akhir
            Hiasi alur ini dengan cahaya penampar raga
            Tapi jangan hancurkan cinta yang bersemayam di dalamnya
            Tanamkanlah bunga pengantar amanat
            Biarkan ku mengabdi padanya
Saatnya musim gugur menghapuskan hadirnya
Aku siap menanam kembali bunga bernuansa harapan yang lebih nyata
Kala itu  ukirkan skenario-Mu bertemakan bahagia

Semoga disitulah nampak sebuah arti kebahagiaan sehidup sesurga


WhastApp Facebook Twitter Google+

1 komentar:

© 2017 Santri Dafa | Theme by Mas Juni