Santri DafaClose

Rabu, 08 Februari 2017

Artikel : "Tolabul 'ilmi"



“ilmu itu lebih baik daripada harta karena ilmu itu menjaga kamu tetapi harta kamu yang jaga.” 
Islam itu adalah agama yang paling baik, semua tingkah laku perbuatan dan perkataan bisa bernilai ibadah tetapi ibadah itu perlu membutuhkan ilmu dan untuk mendapatkan ilmu perlu mempunyai ilmu pula. Oleh karena itu, ilmu adalah hal yang paling penting dalam gerak gerik kehidupan seorang manusia. Berikut beberapa uraian agar kita dengan mudah mendapatkan ilmu yang bermanfaat bagi diri kita maupun orang lain. 

1.  MENYUCIKAN HATI

Jika kamu ingin hasil ilmu kamu harus menyucikan hatimu dari kotoran hati seperti sipat sombong atau takabur. Kamu harus merasa rendah hati walaupun sebenarnya kamu mempunyai derajat yang tinggi dalam ruang lingkup masyarakatmu jangan kamu umbar segala amal, pangkat ataupun derajat. Sesungguhnya sombong itu adalah selendangnya Allah jika seorang hamba  mengambil selendang tuannya tentu tuannya akan murka. Selain sifat sombong diri kamu juga harus menjauhkan diri dari sifat takabur ilmu (merasa tidak butuh dengan ilmu) maksudnya, kamu merasa bahwa yang telah diajarkan oleh gurumu itu tidak perlu dipelajari, dihafalkan atau difahami. Kamu merasa bahwa ilmu yang diajarkan oleh gurumu itu tidak akan memberikan manfaat kepadamu padahal ilu Allah itu akan membuat derajat manusia tinggi. Sesungguhnya semua ilmu itu datangnya dari Allah. 

2. LURUSKAN NIAT 

Semua hal yang baik harus didasarkan dengan niat yang baik pula  luruskanlah niatmu untuk mencari ilmu karena Allah SWT karena akhirat. Yakinkalah niat mu itu dengan cara rajin mengaji, menghafal, dan memehami agar kamu hasil ilmu. Dalam kitab “MUTOLLAB” Rasulullah  SAW bersabda “Barang siapa yang bersungguh-sungguh pasti ia akan berhasil”. Semua pekerjaan yang telah kamu lakukan entah itu ringan ataupun berat tidak aka nada yang sia-sia. Niat adalah pekerjaan kecil, pekarjaan ringan namun besar pengaruhnya untuk memulai suatu pekerjaan, suatu tindakan, maupun suatu misi. 

3. MENDEKATKAN DIRI PADA ALLAH SWT.

Setelah meluruskan niatmu untuk mencari ilmu, maka kamu harus meminta ilmu itu kepada Allah. Karna pada hakikatnya semua ilmu itu turunya dari Allah. Jika kita ingin meminta sesuatu kepada seseorang maka terlebih daahulu kita mendekatinya. Begitupun Allah, jika kita ingin meminta sesuatu kapada Allah maka terlebih dahulu kita mendekatinya. Yaitu dengan cara mendekatkan diri kepada melaksanakan perintahnya dan menjauhi laranganya (taat), memujinya (dzikir) dan melaksanakan apa yang telah di fardhukan sepetri shalat, zakat, sodaqoh, beramal ma’ruf nahi mungkar, dsb. Tetapi bukan maksud Allah ingin dipuji, Allah hanya ingin mengetahui seberapa besar usaha hambanya untuk mendapatkan ridho dari-Nya. Jika kita telah dekat dengan Allah, maka apapun yang kita inginkan termasuk ilmu maka pasti nakan diberikanya.

4. DEKATILAH PARA ULAMA 

Untuk mendapatkan ilmu kamu juga harus mendekatkan dirimu pada para ulama dan para sholihin dan mengharap kemuliaanya. Kamu harus melayani gurumu, kamu seperti hambanya walaupun kamu adalah emas dan gurumu adalah peraknya kamu harus tetap menghormatinya. Hormatilah ia seperti kamu menghormati oran tuamu, muliakanlah ia seperti kamu memuliakan orang tuamu. Selama apa yang di perintahkanya baik maka taatilah. Dengan cara kamu memuliakan gurumu maka gurumu akan ridho ilmunya berpindah kedalam dirimu. Jika dngan cara itu kamu tidak juga hasil ilmu, perbuatanmu itu tidak akan sia-sia. Jika ilmunya tidak berpindah padamu maka ilmu itu akan berpindah ke anak cucumu atau keturunanmu kelak.

5. BERSABAR

Kamu harus bersabar dalam mencari ilmu, kamu harus ridho menanggung pahit hinanya dalam mencari ilmu, kurng makan, kurang minum, kurang tidur, dan lain sebagainya. Kamu harus bersabar dari segala kepahitan, kesusahan dan dari segala perkara yang membahayakan. Dan kamu harus bertahan dari segala kerepotan dan kesusahan. Kerepotan dari segala urusan dunia tidak pantas bagi orang yang sedang mencari ilmu. Kamu harus mengosongkan pikiranmu dari perhiasan dunia seperti emas, perak, berlian, intan dan lain sebagainya. Janganlah kamu memperindah tubuhmu melainkan kamu haru menyucikan tubuhmu. Sesungguhnya Allah maha mengetahui kepada orang-orang yang bertaqwa.

6. MENCARI ILMU

Dalam mencari ilmu sebaiknya kamu cukup dengan satu guru sampai kamu hasil ilmu. Jika kamu akan melanjutkan pencarian ilmumu kamu harus istikhoroh (meminta petunjuk kepada Allah) dan dimusyawarahkan dengan gurumu atau para alim ulama,mana yang lebih baik terpuji bagi orang yang ingin hasil ilmu. Setiap masalah yang rumit dan harus dita’wilkan hendaknya kamu jangan ragu untuk meminta bantuan kepada gurumu dan dengarkanlah nasihatnya.  


Kamu hendaknya meningkatkan, meyakinkan, dan menegasan keinginanmu untuk menjadi orang yang berilmu, untuk mencapai hal tersebut kamu juga harus belajar, menghafal dan memahami apa yang kamu pelajari dari gurumu, kamu juga harus bersabar atas ilmu yang kamu hasilkan dari guru-gurumu dan mengamalkanya dalam kehidupanmu sehari-hari. Sebagai orang yang berilmu kamu harus berakhlak baik, berbicara dengan sopan dan jika akan melakukan sesuatu hendaknya berakhlak seperti Raulullah SAW, kamu juga harus bergaul dengan semua urusan dan dengan semua teman-temanmu. Kamu juga harus menjaga hak orang tuamu, tidak boleh membentak mereka dan lain sebagainya yang akan membuat sakit hati oorang tuamu.

Ketika kamu telah mendapatkan ilmumu hendaklah kamu mengajarkanya kepada oramg lain, karna dengan cara itu kamu tidak akan lupa dengan apa yang telah diajarkan oleh gurumu, kamu tidak boleh menjadi orang yang pasek (berilmu tapi tidak diamalkan), karna sesungguhnya orang bodoh itu lebih mulia daripada orang yang pasek.
“Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan berilmu”





WhastApp Facebook Twitter Google+

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

© 2017 Santri Dafa | Theme by Mas Juni