Santri DafaClose

Jumat, 18 November 2016

Puisi: "RINTIHAN SEORANG SANTRI"



Kala hujan tak kunjung reda
Jutaan kata yang terukir
Dalam buku lapuk nan usang
Kala gelap tak kunjung terang
Berbaur sunyi dan rindu yang mencekam
Adakah lentera dan jalan untuk keluar?
Tapi..senja ini penuh dengan seri

Lembayung merah mengusir semua rasa hampa
Dalam sujud ku berdo’a
Setiap harapan..
Setiap dambaan..
Yang ada dalam lubuk hatiku
Menjadi sebuah kenyataan
Atas usaha yang telah aku kerjakan

Menyongsong mimpi..
Pergi dari nestapa jiwa dan raga
Tertatih-tatih ku melangkah
Tapi dalam naluri sebagai santri
Bergelora semangat juang yang tak pernah lara
Di pojok sana ku menatap masa lalu
Masa lalu yang penu dengan teriakan seruling syetan

Tidak lagi..
Tidak lagi ku ikuti rayuan syetan durjana
Setiap do’a ku tersungkur

Yaa ALLAH…
Turunkanlah tafsir mimpi tentang siksa
Agar hamba takut akan dosa

Yaa ALLAH…
Mudahkanlah hamba dalam menyingkap rahasia
Tentang apa itu bahagia

Yaa ALLAH...
Berikanlah hamba keluasan ilmu laksana samudra
Berikanlah hamba gelar anak shaleh agar hamba bisa membahagiakan orang tua

Yaa ALLAH…
Bantulah hamba mengepakkan sayap
Menuju singgasana mulya

Kali ini…
Kali ini waktunya aku untuk meloncat menjulang tinggi
Menyentuh lagit menggapai cita

Peraban akan aku genggam dalam kepalan tangan

(Ibnu Hamzah Maulana)
Facebook Twitter Google+

4 komentar:

  1. Balasan
    1. Alhamdulillah,,, terimakasih kak sudah berkunjug maaf slow respon. lagi bikin blog satunya

      Hapus
  2. Keren puisi'y dn menyentuh

    BalasHapus
  3. Keren puisi'y dn menyentuh

    BalasHapus

© 2017 Santri Dafa | Theme by Mas Juni